Kalkulator & Statistik

Cek Kesehatan Channel

Masukkan tiga angka publik sebuah channel untuk melihat dua rasio yang paling menjelaskan kondisinya, beserta nilainya.

Views per subscriber
Rata-rata views per video

Apa ini

Cek kesehatan channel menilai sebuah channel dari dua rasio yang bisa dihitung dari angka publik: total views dibagi jumlah subscriber, dan total views dibagi jumlah video. Rasio pertama menunjukkan seberapa aktif audiens yang sudah ada — apakah orang yang berlangganan benar-benar menonton. Rasio kedua menunjukkan seberapa konsisten tiap unggahan berperforma, terlepas dari ukuran channel. Nilai yang keluar adalah penyederhanaan dari kedua rasio itu, dan berguna sebagai titik awal pemeriksaan, bukan sebagai vonis.

Rumus

views per subscriber = total views ÷ subscribers · views per video = total views ÷ videos

  • total views — akumulasi views seluruh video di channel.
  • Nilai A+ sampai D diturunkan dari kedua rasio, dengan bobot sama.

Cara kerja

Rasio views per subscriber di bawah 10 pada channel yang sudah lama berjalan biasanya menandakan audiens yang tidak lagi menonton — bisa karena arah konten berubah, atau karena subscriber datang dari satu video viral yang tidak mewakili sisanya. Rasio yang sangat tinggi, di atas 500, biasanya menandakan sebaliknya: kontennya menjangkau jauh melampaui pelanggan, khas channel yang trafiknya datang dari pencarian atau dari Shorts.

Rata-rata views per video menjadi menyesatkan ketika satu video mendominasi. Channel dengan 200 video di mana satu video menyumbang 80% views akan tampak sehat pada rata-rata, padahal 199 video lainnya berperforma rendah. Jika kamu tahu ada video yang jauh melampaui yang lain, hitung ulang tanpa video itu untuk mendapat gambaran yang lebih jujur.

Kedua rasio ini tidak mengukur pendapatan, retensi, atau pertumbuhan. Channel dengan rasio bagus tapi pertumbuhan datar sedang menghadapi masalah distribusi, bukan masalah konten — dan itu perbedaan yang menentukan tindakan mana yang tepat.

Cara pakai

  1. Masukkan tiga angka channel Jumlah subscriber, total views, dan jumlah video — ketiganya terlihat publik di halaman channel.
  2. Baca kedua rasio Rasio views per subscriber menjelaskan keaktifan audiens; views per video menjelaskan konsistensi unggahan.
  3. Pakai nilainya sebagai titik awal Nilai rendah pada satu rasio saja menunjuk ke masalah yang spesifik, dan itu lebih berguna daripada nilai keseluruhannya.

Pertanyaan umum

Berapa rasio views per subscriber yang sehat?
Rasio antara 50 dan 200 umumnya menandakan audiens yang aktif menonton pada channel yang sudah berjalan beberapa tahun. Angka yang wajar sangat bergantung pada usia channel dan sumber trafiknya: channel baru selalu punya rasio tinggi karena subscriber-nya belum banyak, dan channel yang trafiknya dari pencarian bisa punya rasio ratusan tanpa ada yang salah.
Apakah nilai rendah berarti channel-nya buruk?
Tidak — nilai rendah berarti kedua rasio itu rendah, dan itu bisa disebabkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan kualitas. Channel yang baru berganti arah konten, channel dengan banyak video pendek berdurasi lama, dan channel yang subscriber-nya melonjak dari satu video viral semuanya akan menunjukkan nilai rendah meski kontennya kuat.
Apakah bisa dipakai untuk menilai channel orang lain?
Bisa, karena ketiga angka yang dibutuhkan bersifat publik di halaman channel mana pun. Ini yang membuat kedua rasio tersebut berguna saat menilai calon mitra kolaborasi atau channel yang akan dipasangi iklan — keduanya bisa diverifikasi tanpa akses ke analitik privat.

Catatan

  • Perhitungan berjalan di browser-mu. Tidak ada angka yang dikirim ke server.
  • Nilai adalah ringkasan dua rasio, bukan penilaian menyeluruh atas kualitas channel.